Aktivitas

Kepakan Sayap Penerima Beasiswa Pertamina Foundation Universitas Teknologi Sumbawa di Kancah Internasional

Mahasiswa-mahasiswa Universitas Teknologi Sumbawa kembali mengepakkan sayapnya di ajang Nasional bahkan Internasional seperti layaknya Dani mahasiswa Bioteknologi UTS angkatan 2014 ini. Prestasi mahasiswa tersebut dibangku perkuliahan bermula dari diberikannya kepercayaan sebagai penerima beasiswa Pertamina Inspirasi Indonesia Timur oleh Petamina Foundation pada tahun 2014 lalu, beberapa prestasi yang diperoleh sejak kurun waktu kurang lebih dari 3 tahun terakhir ini dimasa perkuliahan tidak hanya ditingkat Universitas, Kabupaten, ataupun Nasional tetapi juga berada di tingkatan Internasional. Beberapa rekaman prestasi yang berhasil direkamnya dari pertama dia berkuliah ditingkatan Universitas yaitu meraih juara 3 FILA Call Paper for Presentation yang diselenggarakan oleh LPMM UTS, tingkatan kabupaten seperti juara 2 lomba Cerdas Cermat Gebyar Jagung Festival Moyo yang diselenggarakan oleh Pemerintah daerah Kab. Sumbawa dan Dinas Pertanian Sumbawa, Juara 3 lomba Bazar Sampah dan Produk Terinovatif yang diselenggarakan oleh Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) dan Komunitas Pemuda Berbagi Kabupaten Sumbawa. Prestasi tingkat Nasional pertama kalinya yang diikuiti sekaligus mencoba mengadu nyali dengan bersanding dengan universitas-universitas besar di Indonesia layaknya Universitas Brawijaya, Universitas Gadja Mada, Universitas Airlangga dan universitas lainnya dengan mengikuti dan berhasil meraih juara 3 nasional pada kompetisi karya tulis ilmiah "Animal Science Paper Competition (ASPC) 2015" yang diadakan oleh Fakultas Kedokteran Hewan, Universitas Airlangga, Surabaya dengan mengusung tema "Inovasi Strategi Kemandirian dan Sustainabilitas Penyediaan Protein Asal Hewan Ternak di Indonesia". Kegiatan ini diharapkan mampu menjembatani pemuda mahasiswa untuk berkontribusi secara langsung maupun tidak langsung melalui karya tulis yang dapat diimplementasikan demi peningkatan pembangunan ketahanan pangan bangsa hingga mampu mensejahterakan rakyat Indonesia melalui berbagai potensi alam yang dimiliki.

Proyek yang diusulkan oleh Tim yang beranggotakan Dani Wijaya dan Muhammad Al-Azhar, Tegar Aprilian mengangkat topik penyakit endemik anthrax yang terjadi di daerah Sumbawa. Penyakit ini dapat menghambat akselerasi perkembangan peternakan di daerah Sumbawa. Anthrax adalah penyakit menular pada ternak ruminansia (zoonis) yang disebabkan oleh infeksi bakteri Bacillus anthracis. Di Sumbawa penyakit ini telah menjadi endemik dan bertanggung jawab akan kematian ratusan ternak terutama Sapi di Pulau Sumbawa yang telah lama dikenal sebagai "Bumi Sejuta Sapi". Masalah yang dihadapi dari penyakit ini adalah tidak adanya metode diagnosa yang dapat mendeteksi keberadaan anthrax pada ternak secara mudah, cepat, akurat, dan ekonomis. Mengangkat permasalahan tersebut sebagai putra Sumbawa, tim dari Universitas Teknologi Sumbawa ini (UTS) mengajukan suatu gagasan untuk menciptakan rapid diagnostic test kit sederhana untuk deteksi B. Anthracis dengan mudah, cepat, akurat dan harga yang ekonomis. Dengan pengembangan kit ini diharapkan proses deteksi akan menjadi lebih cepat untuk dilakukan, sehingga hewan ternak yang terinfeksi dapat lebih dini untuk diterapi. Test kit yang akan dikembangkan ini memiliki prinsip yang sama dengan alat tes kehamilan. Gasasan yang kemudian diberi judul "Pengembangan Rapid Diagnostic Test Kit berbasis Poly- ? -D-Glutamic Acid untuk Deteksi Dini Infeksi Anthrax pada Ternak Ruminansia: Studi Kasus di Pulau Sumbawa".

Ajang bergengsi di jenjang Internasional lainnya yaitu dengan mengikuti program Indonesia East Asia Friendship and Cultural Exchange Program (IEAFCP 2016) yang diselenggarakan oleh Komunitas Muda Menginspirasi yang berada di bawah naungan Direktorat Akademik Universitas Gadjah Mada dan berfokus pada pengembangan Pendidikan, Kesehatan dan Lingkungan. Sebelumnya, Muda Menginspirasi telah sukses menyelenggarakan ITFCP (Indonesia Thailand Friendship and Cultural Exchange Program 2014) dan IKFCP (Indonesia Korea Friendship and Cultural Exchange Program 2015). Pada tahun 2016 ini Muda Mengispirasi kembali menyelenggarakan Indonesia East Asia Friendship And Cultural Exchange Program 2016 dengan tema "Preparing Indonesian Youth Leader To Revive The Spirit Of Asia" yang akan diselenggarakan di Makau, Cina dan Hongkong pada tanggal 11-17 Januari 2016. Kegiatan IEAFCP 2016 ini diikuti oleh 40 mahasiswa terbaik yang tersebar di seluruh Indonesia, Persatuan Pelajar Indonesia-Hongkong (PPI-HK) dan Persatuan Pelajar Indonesia-Tiongkok (PPI Tiongkok). Kegiatan Indonesia East Asia Friendship and Cultural Exchange Program akan mengekspos para peserta sebagai pemuda Indonesia untuk mengembangkan pemahaman terkait dengan kemajuan dan perkembangan kehidupan di Hongkong, China, dan Macau di mana 3 negara tersebut menjadi super power ekonomi dunia. Rangkaian kegiatan IEAFCP 2016 ini terdiri dari kunjungan ke instansi, perusahaan ternama, dan universitas, penampilan serta pameran kebudayaan Indonesia. Selain kunjungan dan kegiatan misi kebudayaan juga terdapat kegiatan Focus Group Discussion yang akan membahas Brending News di dunia. Pada ajang IEFCP 2016 ini pun ada satu penghargaan yan diberikan kepada mahasiswa Bioteknologi UTS sebagai The Best Male Deleget IEAFCP 2016.